Arsip Tag: surat izin/rekomendasi atasan bagi pns (pembuatan paspor)

Jamaah Haji Khusus dan Umroh Wajib Minta Rekomendasi Kemenag

Rekomendasi Kemenag, Jamaah umrah dan haji khusus, saat ini harus melakukan beberapa prosedur tambahan untuk bisa berangkat menuju Tanah Suci. Prosedur yang dimaksud adalah meminta surat rekomendasi dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota.

 

Jamaah Haji Khusus dan Umroh Wajib Minta Rekomendasi Kemenag

 

Hal ini ditujukan untuk mencegah adanya modus operandi tindak pidana pidana perdagangan orang (TPPO) oleh sejumlah oknum tertentu.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang, menuturkan, hal tersebut usai menerima Surat Edaran (SE) yang diberikan dari Direktorat Jenderal Penyelenggara Haji dan Umroh Kementerian Agama RI tertanggal 7 Maret 2017.

Dalam SE itu disebutkan, berdasarkan hasil keputusan rapat koordinasi pencegahan TKI Nonprosedural yang diselenggarakan di Dirjen Imigrasi pada 23 Februari lalu, telah disepakati untuk mencegah permohon paspor yang diduga akan menjadi TKI Non-prosedural dengan berbagai modus kejahatan, Kepala Kantor Imigrasi juga menambah persyaratan bagi pemohon paspor yang akan berangkat umroh ataupun haji khusus agar meminta rekomendasi dari Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota.

Saat pengajuan rekomendasi tersebut hanya bisa dilakukan oleh calon jamaah umrah dan haji khusus atau diwakili oleh PPIU/PIHK dengan cara melampirkan surat kuasa dari calon jamaah haji atau umrah. Selanjutnya, rekomendasi hanya bisa diberikan kepada calon jamaah umrah dan haji khusus yang melampirkan beberapa syarat yang telah ditentukan.

Beberapa lampiran diantaranya adalah, Pertama: surat keterangan yang dari PPIU/PIHK atau kantor cabangnya yang telah mendapatkan pengesahan dari Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah. Kedua, foto copy izin operasional PPIU/PIHK yang masih berlaku saat ini. Ketiga, foto copy bukti setoran awal BPIH bagi calon jamaah haji khusus.

Oleh karena itu, Athoillah mengimbau, agar masyarakat dapat mendaftarkan dirinya atau anggota keluarga nya juga orang disekitarnya untuk melaksanakan ibadah umrah dan haji khusus di PPIU/PIHK yang sudah resmi terdaftar. Jika Anda ingin mengetahui Daftar nama PPIU dan PIHK yang resmi dapat dilihat di situs www.haji.kemenag.go.id atau dapat dilihat di aplikasi android umrah cerdas.

Dengan pemberian surat rekomendasi kemenag seperti itu, calon jamaah haji khusus dan umrah bisa terkontrol dengan baik. Selain itu, tidak ada lagi korban TPPO yang bisa terjadi oleh siapa saja. Modus kejahatan perdagangan orang dan modus penipuan lainnya bisa dicegah.

Aturan yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi ini semata-mata hanya ingin melindungi calon jamaah haji dan umrah. “Kami sama sekali tidak bertanggung jawab terhadap calon jamaah yang mendaftarkan diri ke PPIU/PIHK yang tidak resmi atau illegal.”