Dampak Kuota Haji Normal Persaingan Penginapan di Saudi

Dampak Kuota Haji Normal Persaingan Penginapan di Saudi

Dampak Kuota Haji Normal Persaingan Penginapan di Saudi – Ka’bah adalah kiblat seluruh orang Islam sedunia. Kaum muslimin ketika shalat pasti akan menghadap ke arah ka’bah. selain itu juga menjadi salah satu objek yang di inginkan oleh seluruh orang Islam. semua orang yang beragama Islam pasti menginginkan bisa melihat langsung ka’bah dan beribadah disana.

Dampak Kuota Haji Normal Persaingan Penginapan di Saudi

Ka’bah terletak di Kota Mekah. Tepatnya di Masjidil Haram. Setiap jam, setiap, hari, setiap minggu, setiap tahun Masjid tersebut selalu ramai dan dipenuhi oleh umat Islam dari berbagai negara yang sedang melaksanakan ibadah haji maupun umroh. berbicara mengenai hai dan umroh, hal pertama yang paling utama dan harus dibahas oleh pihak-pihak tour dan travel adalah mengenai penyewaan penginapan.

Kuota jamaah haji Indonesia dan juga negara yang lain, pada musim haji tahun 2017 ini, akan kembali normal. Sepertinya, akan terjadi persaingan ketat antara negara-negara pengirim jamaah haji dalam penyewaan penginapan di Arab Saudi.

Sebenarnya mereka banyak pilihan untuk memilih tempat penginapan bagi calon jamaah haji di Mekah dan Madinah. Karena, pada setiap tahunnya, banyak pembangunan pemukiman di Mekah dan Madinah. Hanya saja Indonesia harus bersaing ketat dengan negara-negara lain yang akan melakukan penyewaan penginapan. “Mungkin mereka bisa kasih harga lebih tinggi, jadi kita harus bersaing ketat.

Ada kemungkinan saling mendahului mengambil penginapan yang strategis dengan negara lain. Karena kuota jamaah haji pada negara lain juga semakin bertambah. Menurutnya, penginapan yang bagus di lokasi yang strategis, akses transportasinya mudah, kapasitas besar dan bangunan baru, biasanya menjadi sasaran objek semua negara. Karena, semua negara mengincar penginapan yang bagus, sehingga uang sewa penginapan berpotensi lebih mahal. Akan tetapi, pihaknya sudah punya patokan harga yang akan diberikan. Sehingga akan dilakukan negosiasi untuk mendapatkan penginapan yang sesuai dengan patokan harga yang diinginkan.

Kementerian Agama saat ini baru akan memasuki tahapan persiapan untuk melakukan penyewaan penginapan. Tim yang akan berangkat ke Arab saudi untuk mengurus akomodasi khususnya penginapan di sana masih dalam proses penyiapan. Rencananya, tim akan diberangkatkan pada akhir bulan ini. Selain itu, pihak dari tim juga sedang meminta persetujuan untuk plafon akomodasi di Arab Saudi.  Jadi masih dalam tahapan persiapan untuk menyambut kuota haji normal.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *