Travel Umroh Haji Ilegal Berpotensi Perdagangan Manusia

Travel Umroh Haji, Seolah mereka melaksanakan ibadah umrah, tapi sayangnya sampai di sana menghilang. Ketua Urusan Luar Negeri Asosiasi Penyelenggara Haji Umrah dan Inbound Indonesia atau Asphurindo, yakni Syahrul Tahir, mengatakan bahwa kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al Saud ke Indonesia beberapa waktu yang lalu membawa dampak positif.

Travel Umroh Haji Ilegal Berpotensi Perdagangan Manusia

Selain mengembalikan kuota haji sperti sebelumnya dan memberi tambahan kuota jamaah haji, Indonesia juga berpotensi untuk menghadirkan wisatawan asing, khususnya berasal dari kawasan Timur Tengah. Meski demikian, masih banyak sekali kasus perdagangan manusia yang berkedok umrah. Syahrul menjelaskan bahwa perdagangan manusia itu terjadi cenderungan disusupkan melalui calon jamaah.

Jadi mereka seolah-olah sedang melakukan ibadah umrah, tapi setelah sampainya di sana mereka justru menghilang. Korban ini bisa panjang, banyak, salah satunya terjadi pada anggota kami. Kami menyiasati agar jangan sampai ada yang menyusup ke anggota Asphurindo, papar Syahrul.

Nah yang pastinya anggota kami atau dari agen-agen travel umroh haji kami yang belum punya pengalaman, tidak mengetahui bagaimana mereka sebagai pelaku tersebut menyusup masuk untuk mendapatkan izin umrah. Karena setahu kami, mereka mendaftarkan diri untuk menjadi peserta umrah, jadi ya terima saja.

Untuk itu, pihaknya melakukan koordinasi dengan kantor imigrasi, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI, serta Kementerian Agama RI agar tidak terjadi perdagangan manusia yang berdampak pada agen-agen travel umroh haji yang dinaungi oleh pemerintah, khususnya Asphurindo.

Nanti akan di adakan coaching clinic bagi para anggota Asphurindo dari Polri dan keimigrasian yang juga mewakili Kemenkumham. Kami hanya bisa mensosialisasikan karena kami aware mengenai human trafficking.

Upaya Pencegahan

Saat disinggung mengenai soal ciri-ciri perdagangan manusia yang berkedok umrah, Syahrul pun membenarkan hal tersebut. Ia juga meminta agar melakukan konfirmasi juga ke bagian imigrasi atau kepolisian. Namun ia mengakui, organisasi yang dipimpin olehnya melakukan sesuatu hanya untuk mencegah kejahatan itu tidak terulang lagi yang kesekian kalinya. Ia juga memberitahukan kepada publik bagaimana kejahatan itu bisa terjadi.

Jadi gini kenapa bisa terjadi, pertama, kalau dari kami, dokumen asli milik jamaah harus sudah diserahkan kepada pihak kami pada sebulan sebelum keberangkatan. Ini dilakukan untuk menghindari hal modus kejahatan itu. Kedua, pada saat jamaah tiba di Tanah Suci, paspor masing-masing anggota jamaah umrah tidak kami bagikan. Kami pegang semua. Ini dilakukan untuk menghindari over staying,

Siapa pelakunya yang melakukan hal itu? Pelakunya ialah ia sendiri yang merupakan agen travel yang tidak memiliki izin resmi. Jadi, masyarakat Indonesia harus lebih teliti lagi dalam memilih agen travel. Kemenag telah menegaskan berkali-kali, untuk teliti dalam memilih agen travel yang benar. Karena kalau agen itu memilki izin resmi, pemerintah akan lebih mudah dalam melakukan pengawasan, katanya.

Selain itu juga, demi agar bertambahnya proteksi untuk jamaah umrah dan haji asal Indonesia, Asphurindo mencoba manjalin kerja sama dengan pemerintah dan unsur penyelenggara umrah dari pihak Arab Saudi (muassasah). Dengan begitu, jamaah yang berasa dari Indonesia di Saudi tidak akan terlantar lagi.

 

Paket Umroh Plus Dubai bulan Mei November Desember

Sejumlah perusahaan perjalanan menawarkan paket umroh plus dubai di bulan Mei dan November 2017 mendatang. Seperti Travel Aida Tourindo Wisata yang berkantor di Cempaka Putih Tengah, Jakarta Pusat menawarkan paket wisata umrah plus Dubai dengan fasilitas hotel di Makkah dan Madinah bintang 5.

 

Paket Umroh Plus Dubai bulan Mei November Desember

 

Fasilitasnya tiket pesawat pulang pergi, akomodasi hotel bintang tiga di Dubai, makanan, dan pajak bandara. Kami menyasar masyarakat umum yang selama ini menginginkan umrah plus berwisata tour ke negara negara jazirah Islam. Kini telah hadir paket eksklusif. Pemberangkatan bulan Mei, November dan Desember 2017.

Perjalanan dari Jakarta ke Dubai menggunakan pesawat Emirates. Kemudian terbang ke Madinah juga menggunakan maskapai yang sama. Ketika kembali ke Jakarta menggunakan pesawat Emirates juga dari Jeddah.

Aida Tourindo Travel menawarkan paket umrah 12 hari dengan harga terbaik sekelasnya. Pemberangkatan pada 19 April dan 1 Mei 2017. Menggunakan pesawat Emirates Airlines.

Khusus 19 April, Aida Tour memboyong 15 jamaah program Umrah Plus Dubai 12 hari dan 70 jamaah program umroh reguler 9 hari.

Animo masyarakat melaksanakan umrah dengan fasilitas hotel bintang lima dengan harga cukup terjangkau sangat besar. Kami akan buat kembali dua paket umrah ummat di musim umrah tahun depan. Yaitu bintang empat dan bintang lima.

Sedangkan Aida Tourindo Wisata, menghadirkan paket bintang lima selama 12 hari program paket umroh plus dubai dengan banderol harga terbaik dengan akomodasi hotel bintang lima di Mekkah dan Madinah. Dan paket umrah selama sembilan hari ditawarkan seharga Rp 19 juta.

Tour Dubai antara lain yaitu City tour mengunjungi wilayah penghunian tertua di Dubai  yaitu daerah Bastakia disana terdapat menara angin, benteng Al Fahidi (Musium Dubai), dilanjutkan mengunjungi The Abras disana kita akan menaiki perahu untuk menyebrangi sungai yang akan membawa kita ke area Pasar Emas dan Rempah-rempah, lalu berfoto di Atlantis Hotel Palm Island, berfoto di Burj Al Arab Hotel, Tour di gurun pasir (Desert Safari Tour dan BBQ dinner), dengan mengendarai Jeep, Mengunjungi Miracle Garden salah satu taman bunga terbesar di dunia, berbelanja di Dubai Mall, lalu berfoto di Burj Khalifa. Melihat air mancur di depan Dubai Mall.

Bagi yang berminat untuk mendaftar paket umroh plus Dubai 1 Mei 2017 dapat menghubungi Lieta di 021-4280-2417 atau Hp/Wa. 0857-1758-9900

Harapan Biro Umroh Haji di Tanah Air atas Kunjungan Raja Salman

Kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud selama beberapa waktu lalu, banyak mengundang simpati, apresiasi dan harapan bagi biro umroh haji di tanah air tercinta Indonesia, pasalnya selain untuk meningkatkan hubungan kedua negara juga turut meningkatkan usaha/bisnis biro umroh haji, khususnya di bidang penyelenggaraan ibadah umrah.

Harapan Biro Umroh Haji di Tanah Air atas Kunjungan Raja Salman

 

Kedatangan Raja Salman ke Indonesia tentu memiliki maksud dan tujuan tertentu yang menjadi harapan besar bagi masyarakat Indonesia. Setidaknya hubungan antarnegara sahabat ini akan semakin erat, tidak hanya pada dimensi ekonomi, namun sosial dan budaya juga, jelas Bendahara Umum Asosiasi Umrah dan Haji PRATAMA .

Berbagai pihak banyak yang menyampaikan ucapan selamat datang kepadanya. ‘Selamat datang Raja Salman, selamat datang Penjaga Dua Kota Suci ke Indonesia.’

Masih terkait dengan kunjungan Raja Salman itu, ada tiga harapan yang telah disampaikan. Pertama, atas nama “PRATAMA” mengucapkan banyak terima kasih atas kembalinya dan penambahan kuota haji Indonesia.

Jika memungkinkan kiranya Raja Salman dapat kembali menambah atau menyesuaikan kuota tahun ini dan tahun mendatang minimalnya 1 permil dengan jumlah penduduk muslim Indonesia ditambah penambahan kuota hingga bertotal 250.000 kuota haji pada tahun ini. Sehingga masa antrian dapat lebih ditekankan lagi.

Menurut perkiraan-perkiraan Indonesia dapat diperkirakan memiliki lebih dari 255 juta penduduk pada tahun 2016. Jika jumlah penduduk muslim sebesar 87,17 % maka jumlah kuota haji Indonesia menjadi 222.284 ((255.000.000 x 87,17 persen) x 1/1.000)). Dengan angka 222.284 menjadi kuota dasar haji Indonesia pada tahun 2016.

Jadi ada penambahan kuota 27.716 dari kuota penyesuaian 222.284. Hingga seluruh totalnya menjadi 250.000 pada tahun 2017 ini.

Kedua, pihaknya sangat mengharapkan agar biaya visa bagi jamaah umrah dapat dibebaskan (gratis). Karena tidak semua jamaah yang berangkat umrah masuk dalam kategori sangat berkecukupan dalam dimensi keuangan.

Ketiga, pihaknya juga mengharapkan kepada Raja Salman agar seluruh asosiasi umrah dan haji dapat lebih bersinergi lagi dengan lembaga-lembaga yang terkait Arab Saudi yang mengurusi soal haji, umrah dan wisata.

Karena Asosiasi umrah dan haji merupakan mitra dan pelayan, baik yang berada di Tanah Air maupun Arab Saudi, dengan adanya MoU bersama dengan asosiasi setidaknya peluang untuk lebih menggerakkan sektor industri ini akan lebih kuat termasuk industri jasa wisata halal.

Provinsi Lain Bisa Gunakan Kuota Haji Tahun 2017 Ini Satu Embarkasi

Ada aturan baru yang diberlakukan terkait distribusi kuota haji tahun ini. Daerah yang kuotanya tidak terserap sepenuhnya, sisanya bisa diberikan kepada provinsi lain yang masih dalam satu embarkasi.

Provinsi Lain Bisa Gunakan Kuota Haji Tahun 2017 Ini Satu Embarkasi

Aturan baru ini sudah tertuang dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 75 tahun 2017 tentang Penetapan Kuota Haji Tahun 1438H/2017M yang telah ditandatangani pada tanggal 9 Februari lalu.

Diktum keenam KMA ini berisi aturan bahwa, “Apabila terdapat provinsi yang tidak memenuhi kuota haji reguler pada saat berlangsungnya keberangkatan jamaah haji ke Arab Saudi, maka sisa kuota provinsi yang bersangkutan dapat diberikan kepada provinsi lain dalam satu embarkasi”

Kasubag Humas Kemenag Sumsel, Saefuddin Latief, menjelaskan bahwa semangat dari kebijakan ini adalah untuk mengoptimalkan serapan kuota haji. Melalui kebijakan ini, kuota haji diharapkan dapat terserap lebih maksimal lagi sehingga tidak ada sisa kedepannya.

Kosongnya kuota dalam suatu provinsi disebabkan oleh batalnya keberangkatan dengan berbagai alasan. Kuota itu tidak bisa diisi oeh provinsi yang bersangkutan saat menjelang keberangkatan. Sehingga, sisa kuota tersebut dapat dimanfaatkan oleh provinsi lain bila masih memungkinkan untuk proses visa.

Misalnya begini; dari Provinsi Papua, yang berangkat dari embarkasi Makassar. Pada saat kloternya sudah berangkat semua, ternyata masih ada kuota yang tidak terisi karena pada saat di akhir keberangkatan berhalangan berangkat.

Jika saat itu masih ada kesempatan memvisa, maka itu bisa dimanfaatkan oleh provinsi lain yang masih dalam satu embarkasi. Meskipun, kuota haji sudah terserap dan pembayaran dilunasi, pembatalan pada saat menjelang keberangkatan.

Dalam rangka mengisi kekosongan, kuota tersebut juga bisa digantikan oleh provinsi lain yang sudah siap dan dalam satu embarkasi.

Untuk pemberangkatan haji pada tahun 2017 ini, Indonesia memiliki 13 embarkasi.

Berikut ini adalah daerah embarkasi yang mengakomodasi 34 provinsi yang ada :

  1. Embarkasi Aceh (BTJ) untuk pemberangkatan jamaah dari Provinsi Aceh
  2. Embarkasi Medan (MES) untuk pemberangkatan jamaah dari Provinsi Sumetera Utara
  3. Embarkasi Batam (BTH) untuk pemberangkatan jamaah dari Provinsi Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat dan Jambi
  4. Embarkasi Padang (PDG) untuk pemberangkatan jamaah dari Provinsi Sumatera Barat dan Bengkulu
  5. Embarkasi Palembang (PLM) untuk pemberangkatan jamaah dari Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Bnagka Belitung
  6. Embarkasi Jakarta (JKG) untuk pemberangkatan jamaah dari Provinsi Lampung, Banten dan DKI Jakarta
  7. Embarkasi Jakarta (JKS) untuk pemberangkatan jamaah dari Provinsi Jawa Barat
  8. Embarkasi Solo (SOC) untuk pemberangkatan jamaah dari Provinsi Jawa Tengah
  9. Embarkasi Surabaya (SUB) untuk pemberangkatan jamaah dari Provinsi Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara Timur
  10. Embarkasi Lombok (LOP) untuk pemberangkatan jamaah dari Provinsi Nusa Tenggara Barat
  11. Embarkasi Banjarmasin (BDJ) untuk pemberangkatan jamaah dari Provinsi Kalimantan Tengah & Selatan
  12. Embarkasi Balikpapan (BPN) untuk pemberangkatan jamaah dari Provinsi Kalimantan Timur, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah
  13. Embarkasi Ujung Padang (UPG) untuk pemberangkatan jamaah dari Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

Jamaah Haji Khusus dan Umroh Wajib Minta Rekomendasi Kemenag

Rekomendasi Kemenag, Jamaah umrah dan haji khusus, saat ini harus melakukan beberapa prosedur tambahan untuk bisa berangkat menuju Tanah Suci. Prosedur yang dimaksud adalah meminta surat rekomendasi dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota.

 

Jamaah Haji Khusus dan Umroh Wajib Minta Rekomendasi Kemenag

 

Hal ini ditujukan untuk mencegah adanya modus operandi tindak pidana pidana perdagangan orang (TPPO) oleh sejumlah oknum tertentu.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang, menuturkan, hal tersebut usai menerima Surat Edaran (SE) yang diberikan dari Direktorat Jenderal Penyelenggara Haji dan Umroh Kementerian Agama RI tertanggal 7 Maret 2017.

Dalam SE itu disebutkan, berdasarkan hasil keputusan rapat koordinasi pencegahan TKI Nonprosedural yang diselenggarakan di Dirjen Imigrasi pada 23 Februari lalu, telah disepakati untuk mencegah permohon paspor yang diduga akan menjadi TKI Non-prosedural dengan berbagai modus kejahatan, Kepala Kantor Imigrasi juga menambah persyaratan bagi pemohon paspor yang akan berangkat umroh ataupun haji khusus agar meminta rekomendasi dari Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota.

Saat pengajuan rekomendasi tersebut hanya bisa dilakukan oleh calon jamaah umrah dan haji khusus atau diwakili oleh PPIU/PIHK dengan cara melampirkan surat kuasa dari calon jamaah haji atau umrah. Selanjutnya, rekomendasi hanya bisa diberikan kepada calon jamaah umrah dan haji khusus yang melampirkan beberapa syarat yang telah ditentukan.

Beberapa lampiran diantaranya adalah, Pertama: surat keterangan yang dari PPIU/PIHK atau kantor cabangnya yang telah mendapatkan pengesahan dari Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah. Kedua, foto copy izin operasional PPIU/PIHK yang masih berlaku saat ini. Ketiga, foto copy bukti setoran awal BPIH bagi calon jamaah haji khusus.

Oleh karena itu, Athoillah mengimbau, agar masyarakat dapat mendaftarkan dirinya atau anggota keluarga nya juga orang disekitarnya untuk melaksanakan ibadah umrah dan haji khusus di PPIU/PIHK yang sudah resmi terdaftar. Jika Anda ingin mengetahui Daftar nama PPIU dan PIHK yang resmi dapat dilihat di situs www.haji.kemenag.go.id atau dapat dilihat di aplikasi android umrah cerdas.

Dengan pemberian surat rekomendasi kemenag seperti itu, calon jamaah haji khusus dan umrah bisa terkontrol dengan baik. Selain itu, tidak ada lagi korban TPPO yang bisa terjadi oleh siapa saja. Modus kejahatan perdagangan orang dan modus penipuan lainnya bisa dicegah.

Aturan yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi ini semata-mata hanya ingin melindungi calon jamaah haji dan umrah. “Kami sama sekali tidak bertanggung jawab terhadap calon jamaah yang mendaftarkan diri ke PPIU/PIHK yang tidak resmi atau illegal.”

Ketika Orang Mekah dan Madinah Pergi Naik Haji

Orang Mekah dan Madinah naik haji?” Pertanyaan ini sering kali terdengar dari banyak pihak ketika berada di Mekah baik untuk ibadah umrah maupun haji. Bukan hanya itu saja, sebagian Muslim lainnya percaya bahwa setiap orang yang mukim atau tinggal di Mekah semuanya pasti sudah pernah melakukan naik haji karena jarak mereka kan sangat dekat.

 

Ketika Orang Mekah dan Madinah Pergi Naik Haji

 

Banyak warga Mekah dan juga Madinah yang sudah berumur dan dalam kategori mampu untuk mengerjakan rukun Islam kelima, belum juga menunaikan haji. Alasannya yang bermacam-macam. Dari yang merasa belum dipanggil hingga merasa masih muda hingga merasa harus menunda-nunda.

Ketika pertama kali menemukan hal tersebut, bahkan pernah ada warga Madinah yang mengurusi ibadah haji dan umrah.

Sama halnya dengan orang Islam di Indonesia, meski Islam dan mampu secara batiniah dan lahiriah banyak di antara kita yang belum merasa untuk naik haji. Dengan berbagai alasan yang mereka kemukakan, dari yang takut hartanya akan berkurang sampai merasa dosanya masih sedikit, warga Mekah juga seperti itu. Terkadang lucu juga jika melihat kenyataan ini. Begitu besar animo orang di luar Mekah naik haji, namun warganya sendiri malah sanati-santai saja.

Ya istilahnya kayak onta tersebut. Meski berulangkai berada hingga tinggal di Mekah belum tentu dia pernah melakukan naik haji. Di sini membuktikan bahwa naik haji memang sudah panggilan bagi orang yang beriman dan ikhlas hatinya menurut Allah SWT.

Bukan hanya itu saja, banyak juga di antara warga Jiran (warga yang tinggal di seputaran) Kota Mekah yang ke Masjidil Haram hanya setahun sekali, yakni ketika datangnya bulan suci Ramadhan. Di luar itu mereka sama sekali tak pernah ke sana.

Warga yang terdapat di dua Kota Suci ini ketika hendak naik haji juga membutuhkan dukungan yang khusus. Ada warga Arab yang tinggal di Madinah pergi untuk naik haji. Karena belum menikah,meski sudah berusia sekitar 25 tahun, dia meminta izin pada ayahnya. Saat itu juga ia menemui ayahnya untuk meminta izin memberangkatkan haji anak lelakinya. Bayangkan, selama itu anak tersebut bolak-balik ke Mekah dari Madinah, ternyata belum naik haji meski sudah mampu dan dewasa.

Tidak beda jauh dengan kebiasaan Muslim Indonesia yang setiap hendak naik haji melakukan walimatul safar, ‘si pelayan Arab’ itu begitu mau dan diizinkan ayahnya naik haji, dia pun mengumpulkan keluarganya untuk meminta restu dari semuanya. Di situ juga ada acara yang sederhana yakni ngumpul-ngumpul seperti kebiasaan orang Indonesia.

Khusus untuk orang Mekah, di sana juga memiliki ketentuan kuota haji. Di sana ada peraturan bahwa naik haji bagi warganya tidak bisa dilaksanakan pada setiap tahun. Setiap orang warga Mekah hanya bisa mengerjakan haji selama lima tahun sekali. Kalau tetap nekad untuk bisa melakukan haji tanpa izin dan kemudian tertangkap razia pasti mereka juga akan berurusan dengan pihak keamanan Makah.

Razia ini selalu ada pada tiap tahun. Bagi orang Arab yang berada di luar kota Mekah pun harus punya izin untuk bisa melaksanakan naik haji. Pada menjelang puncak haji selalu ada pemeriksaan bagi setiap orang yang hendak masuk Mekah.

Bagi mereka yang tidak memiliki izin, maka akan masuk Mekah secara sembunyi-sembunyi, melalui jalur tikus lewat perkampungan dan bukit-bukit yang terpencil untuk bisa menghindari penjagaan. Dan sekarang ini dari tahun ke tahun semakin sulit seiring dengan semakin ketatnya pemberian visa haji maupun visa tinggal di Arab Saudi.

Lalu di mana warga Mekah ketika pada saat musim haji tiba? Pertanyaan ini juga sering kali diajukan ketika jamaah haji berada di kota tersebut setelah melihat jarangnya warga Mekah yang bisa mereka jumpai.

Sebab, setiap kali mereka berbelanja mereka ternyata hanya menemui ‘mukimin’ Mekah, yakni warga pendatang yang bekerja di Mekah yang berasal dari berbagai negara seperti negara-negara Afrika (Maroko, Mesir, Yaman, Maroko, dan yang lainnya) hingga warga Eropa seperti Bosnia dan Rusia, atau warga asal Asia seperti India, Pakistan, Indonesia, Mymnar, Filipina, Bangladesh dan lainnya.

Jadi jangan salah sangka, ketika musim haji tiba dan biasanya berbarengan dengan masa liburan, warga Mekah pergi ke luar kota. Mereka sewakan rumah-rumahnya untuk ditinggali para jamaah. Maka tidak heran bila ketika rumah itu disewa, pasti ada satu lantai yang dikunci karena penuh dengan perabotan rumah tangga mereka. Sehingga tidak heran bila di musim haji sangat jarang warga asli Mekah yang bisa untuk ditemui.

Pelajaran yang paling penting lainnya adalah jamaah umrah dan haji tetap bersikap waspada ketika berada di Mekah. Sebab, banyak juga warga yang tinggal di Mekah yang sering iseng dan bahkan kerap nekad untuk melakukan tindak kejahatan.

Pahamilah bahwa Mekah itu memang tanah suci, tapi warganya adalah manusia biasa seperti yang lainnya. Apalagi di musim haji ketika manusia dari berbagai negara berkunjung ke situ, semua kemungkinan bisa terjadi.

Pengelola Umroh dan Haji Apresiasi Raja Salman

Dengan kedatangannya Raja Arab Saudi, Raja Salman selama sepekan ini berkunjung ke Indonesia mengundang simpati, apresiasi dan harapan bagi masyarakat di Tanah Air. Selain meningkatkan hubungan kedua negara juga turut meningkatkan bisnis khususnya dibidang penyelenggaraan umrah.

Pengelola Umroh dan Haji Apresiasi Raja Salman

Kunjungan Raja Salman tentu saja memiliki maksud dan tujuan yang menjadi sebuah harapan masyarakat Indonesia. Setidaknya, hubungan antarnegara sahabat ini semakin erat, tidak hanya pada dimensi ekonomi, namun sosial dan budaya juga,

Demikian yang disampaikan oleh Bendahara Umum Asosiasi Umrah dan Haji PRATAMA Ali Masugi di Jakarta, Ada tiga harapan yang kita sampaikan atas kedatangan Raja Salman ke Indonesia.

Pertama, pihaknya menyampaikan ucapan terimakasih atas kuota haji Indonesia sudah kembali normal kepada jumlah semula. Namun demikian, kita juga berharap kiranya Raja Salman dapat menambah atau menyesuaikan kuota tahun ini dan tahun yang akan datang yang mengacu kepada perhitungan minimal satu permil dari jumlah penduduk muslim Indonesia dan ditambah dari penambahan kuota sehingga jumlahnya mencapai 250 ribu untuk kuota haji pada tahun ini.

Menurutnya, jumlah penduduk yang ada di Indonesia sekitar 255 juta jiwa data sensus penduduk pada Tahun 2016 lalu. Oleh sebab itu, jika jumlah penduduk muslim sebesar 87,17 % maka kuota haji Indonesia menjadi 222.284 dan ditambah lagi penambahan kuota haji tahun ini sebesar 27.716 dari kuota penyesuaian sehingga total kuota haji Indonesia tahun ini menjadi sebanyak 250.000 orang.

Kedua, pihaknya sangat mengharapkan agar biaya visa bagi jamaah umrah dapat digratiskan. “Karena tidak semua jamaah umrah masuk dalam kategori ekonomi yang sangat berkecukupan dalam dimensi keuangan.

Ketiga, pihaknya begitu mengharapkan kepada Raja Salman agar seluruh asosiasi umrah dan haji dapat lebih bersinergi lagi dengan lembaga terkait Arab Saudi yang mengurusi soal haji, umrah dan wisata.

”Asosiasi umrah dan haji ialah merupakan sebuah mitra dan pelayan, baik di Tanah Air maupun Arab Saudi, dengan adanya MoU (Nota kesepahaman) bersama asosiasi setidaknya peluang besar untuk lebih menggerakkan sektor industri ini akan lebih kuat termasuk industri jasa wisata halal,”

Hal Unik Yang Akan Dijumpai Jamaah Umrah di Tanah Suci

Jamaah Umrah di Tanah Suci – Setidaknya, dengan Anda mengetahui hal-hal ini, calon jamaah umrah tak akan lagi merasa terkejut ketika melihat situasi di Tanah Suci.

 

Hal Unik Yang Akan Dijumpai Jamaah Umrah di Tanah Suci

 

Anda mempunyai rencana untuk melakukan perjalanan ibadah umrah dalam waktu yang dekat? Jika ya, berarti Anda perlu membaca ulasan berikut ini.

Kami akan membahas beberapa hal unik yang biasanya dijumpai jamaah umrah saat berada di Mekah dan Madinah. Setidaknya, dengan mengetahui hal-hal ini, calon jamaah umrah tak akan lagi terkejut ketika melihat situasi di Tanah Suci.

1. Bahasa Indonesia sudah sangat familiar sekali di Arab Saudi

Tahukah Anda, dalam penggunaan bahasa Indonesia ternyata sangat familiar di Arab Saudi? Orang Arab banyak yang sudah bisa berbahasa Indonesia, khususnya para pedagang disana. Jangan merasa aneh ketika pada saat keluar dari pintu Masjid Nabawi akan terdengar para pedagang yang berucap, ” kerudung bagus-kerudung bagus harga lima real saja” .

Kemudian, jika Anda sedang melaksanakan shalat di luar Masjid Nabawi, Anda akan melihat ada tulisan berbahasa Indonesia ‘Batas Terdepan untuk Shalat’ yang menandakan bahwa itu merupakan garis terdepan dari Imam Masjid Nabawi dan jamaah tidak bisa shalat melebihi dari area itu.

Al-qur’an terjemahan dalam bahasa Indonesia juga tersedia di Masjid Nabawi. Jadi kita tak perlu berat-berat membawa Alquran dari Tanah Air jika ingin sekaligus membaca terjemahannya juga.

2. Tidak ada closet duduk di toilet Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dan speker masjid kecil

Toilet yang ada di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi tidak memiliki closet duduk. Kemudian, speaker atau pengeras suara di Masjidil Haram ternyata tidak memakai ukuran yang besar-besar seperti masjid-masjid yang ada di Indonesia. Tetapi, ukurannya lebih kecil dan terpasang di setiap lengkung antara tiang-tiang. Sehingga, suara yang ditimbulkan dari speaker tersebut begitu menggema dan sangat menyentuh di hati.

3. Tak boleh membawa kamera digital atau DSLR

Biasanya jamaah umrah tidak diperbolehkan untuk menggunakan kamera digital atau DSLR oleh askar atau polisi penjaga. Namun dengan penggunaan ponsel diperbolehkan. Jadi, jika ingin berfoto untuk di jadikan moment setelah kembali ke tanah air pada sekitaran Masjidil Haram dan Masjid Nabawi sebaiknya tidak perlu membawa kamera yang berat, tetapi cukup dengan membawa ponsel yang memiliki kualitas baik.

4. Bus-bus di Arab Saudi umumnya tinggi-tinggi

Bus-bus yang terdapat di Arab Saudi umumnya pada tinggi-tinggi. Di bagian bawahnya dapat digunakan untuk menyimpan koper-koper jamaah haji atau umrah. Jadi, jangan aneh dan bingung saat Anda akan naik bus tersebut, rasanya seperti naik bus tingkat yang kita temukan di Indonesia (Jakarta).

Batas-Batas Tanah Suci Kota Madinah

Rasulullah bersabda : Batas Kota Madinah adalah antara ‘Ayr dan Tsur; barangsiapa mengadakan hal yang baru atau menempatkan sesuatu yang baru, maka atasnya laknat Allah, Malaikat dan Manusia seluruhnya. Allah tisak akan menerimanya di hari kiamat. (Shahih Muslim, no. 1370).

Batas-Batas Tanah Suci Kota Madinah

Jarak antara Jabal Ayr dan Jabal Tsur ± 15 kam, keduanya merupakan batas tanah suci kota Madinah sebelah Selatan dan utara. Sedangkan batas Timur dan Barat adalah sebagaimana ditegaskan Nabi “Sesungguhnya aku tetapkan tanah suci antara kedua Labah adalah tanah yang diliputi oleh bebatuan hitam, salah satunya berada disebelah timur Madinah dan yang lainnya di sebelah barat.

Menurut Ibnu Hajar, yang dimaksud dengan laknat Allah, malaikat dan manusia ialah kata kiasan untuk menunjukkan jatuhnya dari rahmat Allah SWT yaitu adzab yang akan ditimpahkan kepada orang yang berbuat dosa, tetapi bukan seperti laknat terhadap orang-orang kafir. (Fath al-bahri, 4/84).

Batas-batas itu oleh Kementerian Dalam Negeri Saudi Arabia telah diberi tanda yang jumlahnya mencapai kira-kira 161 buah, untuk memudahkan para penziarah Madinah.

Rasulullah SAW pernah bersabda,

إ نَها حر م امن انها حر م امن

            “Sesungguhnya ia adalah tanah yang aman, sesungguhnya ia adalah tanah yang aman,” meurut Haitsami para perawinya terasuk rijal alshahih (para perawi yang jujur) Majma’ al-Zawwaid, (3/302).

Daerah Timur (daerah waqim lama): adalah daerah yang diliputi bebatuan yang terbakar matahari, yang merupakan batas kota Madinah sebelah timur daerah ini terbagi menjadi lima, sesuai dengan komplek perumahan kabilah-kabilah di Madinah, sebelah Timur Quba’ adalah perkampungan Bani Nadhir, kemudian ke Utara berturut-turut Nani Quraidhah dan Bani Dhufr, lalu agak condong ke timur sedikit ialah Bani Abdul Asyhal dan sebelah utara paling ujung ialah perkampungan Bani Haritsah.

Daerah Barat (Daerah Waraban Lama): adalah batas sebelah barat kota Madinah. Dimana salah satu labah yang disebutkan di dalam hadits Nabi diatas terdapat di sini. Di sebelah timur laut daerah ini adalah perkampungan Bani Salimah yang berdekatan dengan Masjid Qiblatain. Sementara di ujung barat ialah istana Urwah ibn Zubair beserta sumur dan ladangnya. Sedangkan di ujung barat dayanya adalah gedung pertemuan Quba’ dan perkampungan Bani Qunaiqa” yang membentang luas hingga ke Qurban.

Catatan: Madinah adalah Sebuah kota di Saudi Arabia, tempat tinggal Nabi Muhammad SAW, setelah hijrah dan merupakan ibu kota khilafah Islam pada masa al-khulafa al-Rasyidin. Madinah terletak di suatu lembah yang subur di daerah Hijaz ± 275 km dari Laut Merah.

  1. Jabal ‘Ayr

Jabal ‘Ayr ialah merupakan batas kota Madinah sebelah selatan. Jabal ‘Ayr termasuk gunung tertinggi di Madinah setelah Jabar uhud dan akan nampak jelas ketika kita berada di komplek Urwah. Berikut ini beberapa keterangan penting tentang Jabal ‘Ayr:

Jarak dari Masjid Nabawi Panjang berkisar antara Lebar berkisar antara Tinggi dari permukaan BumiTinggi dari Permukaan Laut Jarak dari Jabal Uhud
8,5 km 5,4 & 6 km 2,5 – 3 km 300 m 1 km 15 km
  1. Jabal Tsur

Jabal Tsur ialah gunung kecil yang memiliki warna kemerah-merahan yang mengelilingi Jabal Uhud di belakangnya dari arah utara. Jabal Tsur juga merupakan batas kota Madinah pada sebelah utara, sekitar 8 km dari Masjid Nabawi atau ± 15 km dari Jabal ‘Ayr. Batas kota Madinah adalah diantara Jabal ‘Ayr dan Jabal Tsur.

Ketika memandang lepas kota Mekah, terlihat beberapa bukit batu. Di antara dataran tinggi bebatuan itu, tepatnya jika memandang ke arah selatan, terdapat bukit yang menjadi saksi atas sejarah keajaiban yang diberikan Allah SWT kepada Rasulullah SAW. Bukit tersebut adalah Jabal Tsur.

Bukit ini mempunyai tiga punya yang saling berdekatan dan menyambung. Bukit itu termasuk salah satu yang tertinggi di kota Mekah. Dipuncaknya, ada sebuah gua yang sangat bersejarah, yaitu Gua Tsur.

Para jamaah haji maupun umrah pada umumnya selalu mengunjungi likasi ini ketika sedang berada di Tanah Suci. Di gua yang berada di Jabal Tsur itulah Rasullah SAW diselamatkan dari orang Quraish yang mengejarnya.

Ketika itu Rasulullah dan para sahabatnya akan melakukan hijrah dari Kota Mekah menuju ke lokasi baru yang nantinya bernama Madinah.

Hijrah ini dilakukan karena Rasulullah mendapatkan banyak ancaman dari kaum kafir. Masa itu merupakan waktu yang kelam bagi umat Islam. Masa yang sulit untuk menegakkan agama Allah.

Bahkan dalam musyawarah yang panjang di Darun  Nadwah, para pemuka kaum Quraisy memutuskan akan membunuh Nabi Muhammad SAW. Mereka juga mengirimkan para pemuda perkasa yang berasal dari tiap-tiap kabilah Quraisy untuk menjadi pengawal.

Dari masing-masing yang dilengkapi dengan sebilah pedang. Alasan keterlibatan lebih dari satu kabilah agar Bani Hasyim dan Bani Muthallib, Kabilah Rasulullah berasal, tidak menuntut balas. Sebab, rata-rata kabilah Quraisy terlibat.

Pada malam hari waktu yang telah ditetapkan para pemuda ini sudah mengepung rumah Nabi Muhammad dari segala penjuru. Pada waktu lewat tengah malam, Nabi Muhammad SAW menyuruh Ali bin Thalib untuk tidur di tempat pembaringan dan memakai selimut yang biasa dipakai Rasulullah SAW.

Atas kekuasaan Allah tak seorang pun di antara para musuhnya yang melihat kepergian Nabi Muhammad SAW. Beliau lalu menuju ke rumah sahabatnya Abu Bakar untuk melarikan diri ke arah Jabal Tsur.

Setelah tersadar, para pemuda Quraisy ini kemudian masuk ke rumah. Ternyata mereka tidak menemukan Rasulullah, mereka hanya melihat Ali bin Abi Thalib yang berpura-pura menggantikan nabi tidur.

Rasulullah pun terus diburu oleh para kaum kafir di Mekah. Mereka terus mengejar dan berusaha untuk membunuhnya. Rasulullah dan sahabat yang menemaninya, Abu Bakar RA, terus berlari dan menyelamatkan diri.

Meski berat dalam memperjuangkan tegaknya ajaran Islam, Rasulullah tetap teguh berjuang dan tak pernah lelah untuk berdo’a. Ketika dikejar oleh kaum Quraisy di sekitar Jabal Tsur, Rasulullah pun menemukan gua tsur.

Gua ini tidak terlalu besar melainkan kecil, hanya cukup dimasuki oleh orang tanpa berdiri tegak. Selama tiga hari tiga malam Rasullah bersembunyi disana.

Keajaiban pun terjadi pertolongan Allah SWT keapada Rasulullah muncul ketika sangat dibutuhkan. Saat kaum Quraish tiba di depan gua, secara ajaib terdapat sarang laba-laba yang menutup mulut gua, juga sarang burung merpati.

Dalam waktu yang sangat singkat, makhluk-makhluk Allah ini terus berusaha untuk melindungi Rasulullah dengan membuat sarang besar yang biasanya harus dibuat dalam waktu yang lama.

Pengorbanan yang dilakukan Abu Bakar RA. Pada saat ia berada di dalam gua yang sempit itu, dengan kondisi tubuh yang sedang lelah karena belari dan kejaran kaum kafir, ia tak memperlihatkan rasa letih di depan Rasulullah. Ia pun mempersiapkan Rasulullah SAW untuk tidur di pangkuannya.

Saat itu, tiba-tiba keluar seekor ular berbisa dari lubang di dalam gua. Abu bakar berusaha menghalaunya agar ular tersebut tak mendekati Rasulullah.

Malang, justru dialah yang tergigit ular berbisa itu. Ia langsung menggigil dan demam karena gigitan ular tersebut. Meski keringat dingin mengucur dari wajah dan tubuhnya, ia tetap bergeming, tak ingin membuat tidur Rasulullah terganggu.

Pengorbanan ini juga dilakukan oleh Asma binti Abu Bakar RA. Perempuan shalihah ini berusaha memberikan suplai makanan kepada Rasullah yang sedang bersembunyi di dalam gua. Resiko besar dihadapinya, ia selalu mengendap–endap agar tidak ketahuan kaum kafir saat menuju Gua Tsur.

Oleh karena itu, gua itu bukan sembarangan gua. Di gua tersebut pernah terjadi sebuah peristiwa yang memperlihatkan perjuangan penegakkan Islam pada masa awalnya.

Gua ini menjadi saksi bisu pengorbanan kaum Muslim juga menjadi wujud nyata pertolongan Allah, yaitu sebuah keajaiban akan datang bagi hambanya yang sedang dalam kesulitan.

Peristiwa tersebut tertuang di dalam Alqur’an, tepatnya di surah at-Taubah ayat 40. Di dalamnya dijelaskan, Apabila kamu tidak ingin menolong Rasullah maka Allah SWT yang telah menjamin menolongnya ketika orang-orang kafir. Mengusirnya berdua bersama sahabatnya. Ketika keduanya berada dalam gua, dia berkata kepada sahabatnya: janganlah engkau berduka cita karena Allah SWT selalu ada bersama kita.

Lalu Allah SWT menurunkan ketenangan hati kepada  Nabi Muhammad dan membantunya dengan para pasukan yang tiada tampak olehmu.

Dijadikan-Nya kepercayaan orang-orang kafir dan agama Allah SWT menduduki tempat teratas. Allah SWT maha perkasa lagi Maha Bijaksana.

Tambahan Pembiayaan Untuk Proyek Perluasan Masjidil Haram

Masjidil Haram merupakan tempat ribuan jama’ah umat Muslim untuk menyelesaikan salah satu ibadah nomor lima dalam rukun Islam, yaitu menunaikan ibadah haji jika mampu. Oleh karena itu, dengan berbagai pengembangan pun dilakukan di Masjidil Haram agar umat muslim mendapatkan kenyamanan selama melaksanakan ibadah haji.

 

Tambahan Pembiayaan Untuk Proyek Perluasan Masjidil Haram

 

Saat ini, sekitar Masjidil Haram juga sedang dalam proses konstruksi besar-besaran yang diperkirakan akan selesai pada tahun 2020 mendatang. Desain yang konon katanya akan selesai pada tahun 2020 yang akan datang tersebut adalah sebuah desain yang modern dan dapat memberi kenyamanan pada seluruh jama’ah haji yang dari tahun ke tahun semakin bertambah berdatangan ke Masjidil Haram.

Untuk memenuhi berbagai macam syarat keindahan dan kenyamanan tersebut, berbagai desain telah diajukan penampilan Masjidil Haram terbaru di 5 tahun mendatang. Sekitar ada 10 desain dari arsitek ternama yang diajukan dan hanya ada 1 yang akan terpilih sebagai desain Masjidil Haram terbaru di 5 tahun mendatang.

Proses Perluasan pembangunan di sekitar Ka’bah berlangsung pada tahun 2015. Namun, pada akhirnya proses renovasi Masjidil Haram yang belum selesai sehingga membuat kuota haji tahun 2015 tetap dipangkas seperti tahun sebelumnya.

Pada saat pembangunan Masjidil Haram tahun 2015 sempat terjadi musibah yang memakan korban. Beberapa diantaranya salah seorang jamaah yang berasal dari Indonesia. Akibat jatuhnya katrol.

Sehingga pembangunan tersebut banyak menuai kritikan karena menghancurkan semua peninggalan sejarah semasa Nabi Muhammad hidup juga menghilangkan nyawa seseorang dengan jumlah yang banyak.

Sekarang ini proyek perluasan Masjidil Haram akhirnya bisa mendapatkan tambahan pembiayaan fasilitas pinjaman syariah sebesar 10 miliar riyal atau setara dengan 2,7 miliar dolar AS. Kontraktor Arab tersebut berurusan dengan penundaan proyek dan keterlambatan pembayaran, karena pemerintah memangkas anggaran belanja akibat dampak rendahnya harga minyak dunia.

Pada sebelumnya, beberapa bulan yang lalu Negara Saudi Binladin Group (SBG) berperan sebagai kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut telah mengajukan perpanjangan pembiayaan syariah melalui sindikasi bank sampai dengan akhir tahun 2019.

SBG akan tetap membayar margin selama periode ekstensi pembiayaan tersebut. Tambahan pembiayaan ini akan memiliki jangka waktu yang sama sesuai dengan target selesainya proyek perluasan Masjidil Haram yaitu pada tahun 2019. Target ini memang sempat tertunda akibat dari Pemerintah Saudi yang menunda beberapa rencana pengeluaran.

Sindikasi bank yang telah memberikan pembiayaan tersebut sebagian besar merupakan bank yang berbasis di Uni Emirat Arab, yaitu Emirate NBD and Noor Bank, Ajaman Bank, dan Union National Bank. Secara historis, SBG memiliki suatu hubungan yang sangat dekat dengan pemerintah dan itu merupakan salah satu perusahaan kontraktor yang dipercaya oleh kerajaan.

Perusahaan tersebut telah terlibat dalam berbagai macam pembangunan infrastruktur besar dalam beberapa tahun terakhir ini. Namun, penyelesaian proyek infrastruktur tersebut harus tertunda karena pemerintah telah menahan pengeluaran akibat jatuhnya harga minyak.

Untuk diketahui neraca perdagangan Arab Saudi telah mengalami defisit akibat anjloknya harga minyak dalam beberapa tahun terakhir ini. Penerbitan sukuk menjadi salah satu solusi yang dipilih oleh Pemerintah Arab Saudi sebagai diversifikasi sumber dana untuk pembangunan.